Sesuap barokah diatas piring

                Bumbungan asap menghiasi udara diatas bak nasi. Jajaran santri berbaris rapi menantikan piring-piring mereka terisi. Tak ada yang istimewa dari menu pagi ini, hanya nasi dengan lauk pauk seadanya. Hanya saja, rona bahagia tersorot dari wajah lapar mereka. Seusai mendapat nasi mereka duduk dan berbaris rapi.

Dan ketika do’a terpanjat dengan semangat penuh para santri ikut melafalkanya. Bukan ayam goreng, atau daging panggang ataupun makanan berkelas lainya. Tapi dengan hikmat mereka menyantap dan menikmati apa yang tersedia. Bukan soal selera, tapi kebersamaan yang menjadikan segala sesuatu yang mereka santap menjadi istimewa. Mereka percaya dalam setiap sendok nasi yang meraka telan terdapat banyak barokah yang tak ternilai. “kami menikamatinya bukan karena terpaksa, tapi karena kebersamaan dan rasa ikhlas yang tertanam dalam jiwa kami. Kami yakin barokah itu ada dan nyata”  Tutur beberapa santri.  Bagi mereka semua akan terasa nikmat bila bersanding dengan ikhlas.

 

Writer By :

Silviatuz Zahro’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *