Pelatihan membatik Siswa SMK Bina Mandiri Al-Qodiriyah

Siswa SMK Bina Mandiri Al-Qodiriyah melakukan pelatihan pembuatan batik untuk menambah keahlian sekaligus pengetahuan. Selain itu juga pelatihan ini bertujuan melestarikan budaya batik di Indonesia agar warisan leluhur ini tidak hilang. Harapan dari pelatihan ini agar para siswa bisa membuat sebuah karya yang nantinya dapat mengembangkan pemikiran siswa dan kemajuan sekolah. Pihak sekolah memberikan tambahan extra kulikuler ini dengan tujuan menambah wawasan siswa dan memberikan pelatihan karya seni yang memiliki nilai budaya.

Tepatnya pada hari sabtu, 19 Oktober 2019 pukul 08.00, pelatihan seni karya ini dimulai. Adapun bahan-bahannya ialah kain mori, canting, malam atau lilin batik, zat pewarna dan wadah seperti cangkir yang disetting untuk memanaskan lilin batik. Meskipun terbilang sangat sederhana tapi pastinya menghasilkan produk yang memiliki nilai seni. Untuk pembuatannya memang membutuhkan ketelitian dalam mencanting tinta di atas kain.

Meskipun beberapa siswa mengalami kesalahan dan kesulitan ketika membatik. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka dalam berkarya. Mereka terus berusaha semaksimal mungkin agar mendapat hasil yang baik.

Di samping siswa fokus dalam pembelajaran umum dan kejuruannya. Pelatihan ini juga bisa menjadi bekal bagi siswa yang nantinya akan bermanfaat, ketika sudah lulus dari sekolah. Jadi, siswa tidak hanya memiliki keahlian dalam tehnik kejuruan atau pelajaran saja, tapi juga memiliki keahlian dalam berkarya seni. Sehingga dapat dinikmati oleh keluarga siswa dan juga bisa disebar luaskan kepada masyarakat untuk bisa dikelola menjadi peluang usaha yang besar. [Yazid Fathur Rozi].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *