Lomba Kaligrafi Antar Santri di Lingkungan Yayasan Al-Qodiriyah

Banyuwangi, Peringatan hari santri tahun 2019 di Pondok Pesantren Al-Qodiriyah Srono Banyuwangi yang bertajuk atau tema, “Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia” dimeriahkan dengan lomba Kaligrafi.

Mengutip berita Okenews tentang pandangan Mentri Agama Lukman Hakim Saifudin terkait pengambilan tema tersebut, beliau menuturkan, dalam ancaman disintegrasi yang salah satunya mengambil sentimen agama, santri tetap mendukung bahkan memasang badan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak hanya itu, dalam konteks isu global, pondok pesantren memiliki posisi cukup signifikan dalam percaturan wacana perdamaian dunia. Ia berhasil menjadi role model pendidikan Islam yang mampu menjadi “laboratorium perdamaian”.

“Di pesantren, santri-santri dikader dengan keilmuan yang mendalam dan dibekali dengan karakter humanis, inklusif, toleran, dan moderat. Dalam perkembangannya para santri siap berperan sebagai duta-duta perdamaian di tengah dinamika yang sering mendapat ujian perpecahan, konflik, bahkan peperangan,” katanya.

Lukman menyinggung dalam tema perdamaian merupakan salah satu respons atas terpilihnya Indonesia sebagai salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2019-2020 bersama empat negara lainnya yakni, Jerman, Republik Dominika, Belgia, dan Afrika Selatan.

“Umat Islam Indonesia adalah populasi muslim terbesar di dunia yang salah satunya direpresentasikan oleh kaum santri. Entitas ini memiliki andil besar dan terus berperan aktif dalam menyokong cita-cita perdamaian global yang tidak menghendaki adanya diskriminasi, ketidakadilan, terorisme, invasi, kolonialisme, dan lain-lain,” katanya.

Ketua Panitia Lomba Kaligrafi Pondok Pesantren Al-Qodiriyah, Achmad Junaidi menyatakan bahwa acara lomba diikuti 20 peserta, saat dikonfirmasi. Lomba diadakan di Aula Pondok. Pihak panitia menerangkan bahwa lomba kaligrafi gaya tulisan yang ditetapkan adalah gaya nashi yakni tulisan murni, panitia sendiri menentukan ayat Al-Qur’an yang dipilih untuk seni kaligrafi adalah surat Ar-Rahman ayat 1-5.

Dengan penyelenggaraan lomba kaligrafi ini diharapkan akan terus lahir generasi muda yang mencintai seni Islami sebagai sarana dakwah dan syiar agama.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar karena panitia menjalankan tugasnya berdasarkan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam tata tertib yang telah dirumuskan. Di antaranya;

Nama Kegiatan

“Peringatan Hari Santri Nasional” “Festival Rajabiyah”, “Festival Anak Sholeh”, “Pekan Milad Yayasan” atau “Lomba Anak Islami”

Tema Kegiatan

“Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia.”

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal   :  Sabtu, 9 November 2019

Waktu               :  Pkl. 07.30 – 11.30 WIB

Tempat             :  Aula Yayasan Al-Qodiriyah

Tata Tertib Panitia

Panitia berkewajiban mensukseskan acara dengan melakukan berbagai persiapan, di antarnya;

  1. Melengkapi administrasi.
  2. Mengedarkan undangan kepada pihak-pihak terkait.
  3. Mengajukan perizinan kepada pihak-pihak terkait di wilayah dimana kegiatan dilaksanakan.
  4. Mengedarkan pengumuman dengan menyebar pamflet-pamflet dan undangan pemberitahuan kepada calon peserta.
  5. Menyediakan blangko pendaftaran.
  6. Menyediakan fasilita penunjang kegiatan.
  7. Menyediakan penghargaan bagi pemenang lomba, berupa piagam, trofi, uang, maupun hadiah hiburan.
  8. Menyediakan jalinan kasih kepada pihak ketiga yang telah membantu kesuksesan acara, seperti dewan juri dari luar.
  9. Menentukan waktu pendaftaran.
  10. Menentukan waktu pelaksanaan lomba.
  11. Menentukan waktu pengumuman lomba.
  12. Menentukan batas materi yang dilombakan.
  13. Menentukan tema perlombaan.
  14. Menentukan nama kegiatan seperti pilihan berikut; “Lomba Anak Shalih” “Pekan Rajabiyah” “Festival Rajabiyah” “Safari Anak Islam” “Festival Anak Shalih” “Liga Bocah Islami” “Lomba Anak Islami” atau lainnya.
  15. Menentukan tema kegiatan.
  16. Menetapkan tata tertib lomba yang disesuaikan dengan tema perlombaan.

Tata Tertib Dewan Juri

  1. Dewan Juri harus sudah siap di arena lomba 15 menit sebelum lomba dimulai.
  2. Dewan Juri harus berpakaian muslim dan memakai songkok, peci atau kopiah, dan berkerudung bagi perempuan.
  3. Pada saat menjalankan tugas, setiap anggota Dewan Juri laki-laki dilarang merokok dan meninggalkan tempat tanpa seizin ketua Dewan Juri.
  4. Setiap anggota Dewan Juri wajib menjalankan tugasnya sesuai dengan norma, kriteria penilaian yang berlaku, adil dan tidak memihak.
  5. Setiap anggota Dewan Juri wajib menghormati dan menjunjung tinggi keputusan Dewan Juri tentang hasil akhir lomba serta wajib merahasiakannya sampai pengumuman pemenang dibacakan.
  6. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
  7. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian (apabila diperlukan) dengan berdasar pada asas musyawarah mufakat.

Tata Tertib Penonton

  1. Penonton lomba wajib bersikap dan berpenampilan rapi dan sopan.
  2. Penonton dilarang bertindak dan bersikap yang dapat menyebabkan terganggunya acara.
  3. Penonton boleh memberikan applause hanya ketika ada peserta menyelesaikan materi lombanya.
  4. Bagi para pendukung diperbolehkan memberikan yel-yel penyemangat bila diizinkan oleh panitia.
  5. Orang tua/guru pendamping/menejer tidak diizinkan berada di samping peserta lomba pada saat lomba berlangsung, kecuali setelah mendapat izin dari panitia.

Tata Tertib Peserta

  1. Peserta wajib hadir 30 menit sebelum dimulai dan segera melakukan registrasi disekitar area lomba.
  2. Peserta wajib menjaga ketertiban dan kebersihan di arena lomba.
  3. Peserta wajib mengikuti semua arahan panitia saat lomba diadakan.
  4. Peserta wajib menerima hasil yang dikeluarkan oleh dewan juri.

Tata Tertib Pendaftaran

  1. Pendaftaran peserta tanggal 25 Oktober – 7 November 2019.
  2. Formulir pendaftaran dapat diambil di kantor sekretariat Pondok Pesantren Al-Qodiriyah.
  3. Formulir dapat diperbanyak dengan cara foto copy.
  4. Menyerahkan formulir pendaftaran paling lambat 7 November 2019 pada jam kerja (Pkl. 08.00 – 15.00 WIB).
  5. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp 15.000
  6. Formulir dan biaya pendaftaran sudah harus diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 7 November 2019  pukul 16.00 WIB.
  7. Peserta telah memenuhi ketentuan administrasi dan terdaftar.
  8. Peserta wajib berada di tempat 30 menit sebelum waktu pelaksanaan lomba dimulai.
  9. Peserta wajib mengenakan tanda peserta.
  10. Peserta diusahakan memakai pakaian seragam sekolah.
  11. Peserta wajib mengikuti semua peraturan pelaksanaan lomba.

Peserta Lomba

  1. Peserta lomba berasal dari santri anak-anak di lingkungan Pondok Pesantren Al-Qodiriyah.
  2. Usia peserta lomba disesuaikan dengan kategori lomba anak-anak.
  3. Peserta lomba tidak dibatasi.

Persiapan (sebelum) tampil

  1. Peserta lomba sudah berada di arena lomba 30 menit sebelum acara dimulai.
  2. Peserta lomba diharapkan menggunakan pakaian yang rapi dan sopan.
  3. Peserta mendapatkan nomor pada saat daftar ulang dan daftar ulang dilakukan di tempat lomba.
  4. Peserta lomba dipanggil berdasarkan nomor undian yang bersangkutan.
  5. Peserta membawa peralatan penunjang kelancaran acara.
  6. Peserta yang belum hadir pada saat pemanggilan pertama (setelah tiga kali pemanggilan), maka akan dilanjutkan ke nomor berikutnya dan peserta yang bersangkutan diletakkan terakhir dan apabila pemanggilan pada urutan terakhir pun belum hadir juga, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.
  7. Peserta yang terlambat datang tidak mendapatkan penambahan waktu.
  8. Peserta lomba dilarang meninggalkan arena lomba tanpa seizin panitia.

Ketika Tampil

  1. Peserta diwajibkan untuk mengucapkan salam baik di awal maupun di akhir penampilan.
  2. Setiap peserta diberikan waktu maksimal 5 menit.
  3. Apabila ada kesalahan dalam pelafalan maka tidak ada pengulangan.
  4. Peserta dilarang memulai lomba sebelum ada aba-aba dari panitia dan apabila terdapat kecurangan dari peserta maka akan didiskualifikasi.

Sistem Lomba

  1. Lomba hanya dilakukan satu babak.
  2. Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk membaca doa yang telah ditentukan oleh dewan juri.
  3. Peserta dilarang berbicara saat peserta lain sedang membaca doa.
  4. Durasi lomba 150 menit.
  5. Kriteria pemenang adalah peserta yang paling unggul dalam aspek yang diperlombakan.

Fasilitas Peserta (Contoh)

  1. Snack, minuman, dan ID Card.
  2. Penghargaan Juara
  • Juara I :  Piala + Piagam + Uang Tunai
  • Juara II :  Piala + Piagam + Uang Tunai
  • Juara III :  Piala + Piagam + Uang Tunai
  • Juara Harapan I :  Piagam + Hadiah Hiburan
  • Juara Harapan II :  Piagam + Hadiah Hiburan
  • Juara Harapan III :  Piagam + Hadiah Hiburan

Pengumuman Pemenang Lomba

  1. Pengumuman Pemenang dan pembagian hadiah pada saat Acara Penutupan Lomba, hari Minggu, 27 Oktober 2019.

Kategori Penilaian Lomba Kaligrafi

Tata Tertib Khusus

  1. Ketepatan Huruf/kesesuaian tulisan
  2. Menulis surat Ar-Rahman ayat 1-5
  3. Tidak boleh dibantu oleh teman/orang lain
  4. Waktu maksimal 1 jam 30 menit
  5. Diskualifikasi jika menjiplak dan dibantu oleh orang lain.

Aspek, Skore dan Kategori Penilaian

No Aspek Penilaian Penilaian
Maksimal Minimal
1. Ketepatan tulisan Arab 20 10
2. Keindahan 20 10
3. Kerapihan gambar dan warna 20 10
4. Kebersihan 20 10
5. Ketepatan Waktu 20 10
  Jumlah 100 50

Demikian tulisan tentang Perlombaan Kaligrafi. Semoga memudahkan panitia dalam beribadah mencari ridha Allah lewat kegiatan lomba tartil. Amiin.

Piagam Penghargaan Bagi Pemenang (Contoh)

Hasil gambar untuk piagam penghargaan lomba adzanHasil gambar untuk piagam penghargaan lomba adzanGambar terkait

Pamflet (Contoh)

Hasil gambar untuk pamflet lomba doa-doa harianGambar terkait

Ttd.

 

Panitia Lomba

Contact Person:

  1. Nurul Hidayah ()
  2. Hawariyun ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *