Himpun barokah di malam jum’at

            Mengenai malam jum’at yang pertama kali terngiang dalam benak para santri adalah ‘NGAJI YASIN’. Yasinan adalah suatu kegiatan rutinan para santri yang rutin dilakukan setiap malam jum’at yang sudah menjadi tradisi pesantren selama bertahun-tahun.  Surat urutan ke-36 dalam Al-Quran ini terdiri dari 83 ayat. Termasuk ke dalam kategori surat Makkiyah atau surat yang turun di Mekkah. Ayat 1–21 termasuk dalam Juz ke-21, sementara 22–83 masuk ke dalam Juz ke-22 ini dianggap sebagai surat yang banyak menjelaskan tentang aqidah dan keimanan seorang muslim. Jajaran santri diseluruh pesantren pasti sudah pasti sering sekali mengamalkan surat ini. Karena apabila seseorang membaca surat Yasin untuk menghadapi permasalahan yang sangat sulit, maka Allah akan memberi kelancaran padanya. Nah, dengan ini santri percaya, dengan membaca surat yasin dan mengamalkanya, inshaallah akan dimudahkanya dalam segala urusan terutama dalam proses mencari ilmunya.

Keutamaan-keutamaan surat Yasin antara lain:

1. Sesungguhnya Allah SWT membaca surat Taha dan surat Yasin sebelum menciptakan Nabi Adam 2000 tahun. Ketika itu, para malaikat mendengarkan Alquran dan para malaikat berkata alangkah bahagianya suatu umat yang diturunkan kepada mereka surat ini.

2. Apabila seseorang datang untuk berziarah kemudian membaca surat Yasin, maka seseorang yang telah meninggal tersebut akan diringankan azabnya. Orang yang membaca surat Yasin akan mendapatkan pahala.

3. Surat Yasin adalah jantung Alquran, apabila seseorang membaca surat Yasin maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti mengkhatamkan Alquran sepuluh kali.

4. Jika seseorang membaca surat Yasin dengan tujuan mendapatkan pahala dari Allah SWT maka dia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Membaca surat Yasin pada tengah hari, maka semua hajatnya akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Jadilah setiap malam jum’at menjadi malam yang penuh akan limpahan barokan, bagi mereka yang ikhlas dan niat lillahita’ala. Sengat membara senantiasa bergemuruh oleh para santri, saat surat yasin berkumandang. Mereka percaya, dalam setiap ayatnya ada doa dan makna yang begitu kuat.

 

Writer By :

Silviatuz Zahro’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *