Diniyah Juga Punya Masa Depan

“KITAB” 

             adalah sebuah benda yang tak asing lagi bagi seorang santri. Dan bahkan kitab adalah pokokutam seorang santri yang tengah produktif menjejaki bangku pondok pesantren. Kitab sendiri dalam lingkup pesantren sangat identik dengan kegiatan dasar bernama ‘Madrasah Diniyah’.

Madrasah diniyah sendiri memiliki arti yaitu suatu lembaga diluar sekolah yang menekankn pada bidang keagamaan untuk dapat terus menyambung ikatan manusia dengan tuhanya, untuk menjadikan manusia dapat menjalani kehidupanya sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan oleh agama, agar manusia cenderung berhati-hati dalam bertingkah. Kegiatan ini tentunya bumenjadi sesuatu yang asing di kalangan santri. Mengingat diniyah adalah pokok dari setiap kegiatan di seluruh pesantren manapun.

Sekilas terlihat khusuk beberapa santri yang tengah menjajakan tintanya diatas lembaran kitab. Dengan dibantu seorang Tutor (guru pendamping) pada tiap-tiap tingkatan kelas. Membuat para pencari ilmuini lebih fokus pada tingkatanya masing-masing.seperti yang kini tengah dijalani oleh santri-santri Al-Qodiriyah, semua santri sangat antusias dalam menjalankan misinya sebagai pencari ilmu. Kata demi kata dalam bentuk arab pegonmereka susun rapi untuk mendapatkan makna yang sesuai dengan kandungan kitab. Katab-kitab ini terbgi menjadi beberapa jumlah yang besar misalnya seperti ; kitab FIQIH yang membahas semua masalah hukum dalam menjalankn ibadah dengan baik, NAHWU mengajarkan berbagai cara membaca dan mengartikan Al Qur’an dengan baik. Dan kitab-kitab yang menyangkut aqidah seorang manusia terhadap penciptanya juga terhadap manusia yang  lainya. Dalam kegiatan diniah ini terbagi menjadi empat waktu dasar, diantaranya:

  1. Musyawarah bersama untuk memecahkan masalah pada pembahasn bab yang kemarin.
  2. Ma’nai yaitu mengartikan dengan arab pegon disetiap kata.
  3. Setoran, yaitu membaca sekaligus mengartikan kitab yangtelah dima’nai untuk ditelitikmbali oleh tutor diniyah.
  4. Penjelasa adalah menerangkan isi kandungan kitab yang telah diajarkan pada materi hari ini.

 

Berdasarkan Undang-undang Pendidikan dan Peraturan Pemerintah, Madrasah Diniyah adalah bagian terpadu dari pendidikan nasional untuk memenuhi Permintaan masyarakat tentang pendidikan agama. Karena pendidikan ini sangat membantu masyarakat dalam menyelenggarakan hidup yang lebih baik. Madrasah Diniyah termasuk ke dalam pendidikan yang dilembagakan dan bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik dalam penguasaan terhadap pengetahuan agama Islam, diharap juga mampu menjadi sorotan dan pemimpin di masa yang mendetang.

Penerapan lembaga ini diharapkan agar santri lebih intens dalam menghadapi persoalan-persoalan yang menyangkut berbagai aspek kehidupan.

 

 

Writer By :

Silviatuz Zahro’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *