Ada apa di hari minggu??

            Setelah selama seminggu seluruh tenaga terkuras oleh aktifitas yang sangat padat. Membuat para santri selalu menanti akhir pekan ini. Hari dimana semua aktifitas melelahkan itu terhenti untuk sejenak. Otak yang selama seminggu telah terisi full. Memjadikan beberapa santri terkadang merasa bosan dan lelah. Dan hal yang para santri nantikan pada hari minggu adalah ‘kiriman’.

          Kiriman adalah saat dimana santri menantikan para orang tua untuk sejenak berkunjung dan melepas rindu. Dan tak lupa para orang tua sering memberikan sejumlah bekal, mulai dari makanan, dan beberapa peralatan keperluan selama mereka menghabiskan waktu menuntut ilmu di dalam pesantren.

 

     Terlihat dari perubahan raut para santri yang tiba-tiba dapat berubah menjadi senyum hangat akibat kiriman. Pesantren Al Qodiriyah memang tak sembarangan menggunakan setiap waktu bebas untuk kiraman. Di pesantren yang dinaungi oleh Kyai Ainur Rofiq ini sengaja menetapkan hari minggu sebagai hari kiriman, karena jika menggunakan hari-hari aktif dapat mengganggu konsentrasi santri pada saat poses belajar, selain itu juga dapat membuat santri kurang begitu nyaman di pondok akibat seringnya dikunjungi. Sistem yang selalu dijaga dan dipertahankan membuat pesantren ini senantiasa bertahan dan nyaman. Pesantren Al Qodiriyah juga menjadi panutan bagi pesantren-pesantren lain.

 

Writer By:

Silviatuz Zahro’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *